Putisari Sosialisasikan Program Percepatan Penurunan Stunting

Rakyatmerdekanews.com – Bekasi – Dalam rangka Komunikasi Informasi dan Edukasi, Putisari anggota DPR RI Komisi IX tampil maju menggandeng Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional ( BKKBN ) Propinsi Jawa Barat guna menyosialisasikan program percepatan penurunan stunting kepada masyarakat di Desa Wibawa Mulya, Kecamatan Cibarusa, Kabupaten Bekasi,Minggu(8/10/2023) di Gedung Olahraga Salsa.

Hadir dalam acara tersebut Ketua DPRD Kabupaten Bekasi BN.Kholik Qodratullah.SE.MSi, Ahmad Saefudin.SE(Caleg Partai Gerindra).dapil 1, Angela Sri Melani dari BKKBN Jawa Barat, Firzawati Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Bekasi, serta perwakilan perwakilan para kepala desa dan ratusan warga masyarakat setempat.

Puti menjelaskan bahwa Kasus Stunting secara nasional berada dibawah 20 persen. Namun ada di daerah daerah tertentu terutama di Indonesia bagian timur yang angkanya cukup tinggi.

“Daerah BagianTimur ini yang angkanya cukup tinggi. Daerah ini menjadi perhatian bersama agar kasus stunting menurun,”ucap Puti Sari.

Dikatakan meski kesadaran warga akan stunting hari ini cukup tinggi akan tetapi masih harus terus di ingatkan di antaranya melalui kegiatan KIE.

“Khusus di kabupaten Bekasi data terakhir berada di angka 17 persen ada peningkatan. Hal ini di sebabkan beberapa faktor.seperti Covit 19,” ujarnya.

“Ķami bersama BKKBN mengajak seluruh masyarakat agar semakin melek terhadap potensi stunting ini, sehingga bisa bersama sama melakukan percepatan penurunan angka stunting,”ucap Puti Sari..

Sementara itu perwakilan BKKBN Jawa Barat Angela Sri Meilani mengatakan berdasarkan data 2022 kasus stunting di Propinsi Jawa Barat berada di angka sekitar 20.6 persen. “Angka tersebut hari ini berangsur menurun seiring masuknya Sosialisasi dan penanganan kasus stunting yang dilakukan. Pada tahun 2022 angkanya ada di sekitar 20.6.persen turun dari sebelumnya 24 persen di 2021.Untuk 2023 targetnya turun minimal 3 persen,” lanjutnya.

Sedangkan pada tahun 2024, untuk target Nasional kasus stunting di angka 14 persen.Dirinya mengaku optimis bisa terealisasi dengan berbagai upaya, salah satunya melalui sosialisasi kepada masyarakat.”Kami berharap dengan adanya kegiatan sosialisasi seperti ini mudah mudahan target 14 persen tahun depan bisa tercapai,”ungkapnya. ( TONI.S.).

banner 325x300

banner 325x300

banner 325x300

banner 325x300

banner 325x300

banner 325x300

banner 325x300

banner 325x300

banner 325x300

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *