HUKRIM  

Sat Reskrim Polres Purworejo Tangkap 4 Tersangka Judi Online

Rakyatmerdekanews.com, Purworejo – Satreskrim Polres Purworejo berhasil meringkus empat orang tersangka dalam kasus judi online di wilayah jajaranya.

Keempat tersangka tersebut adalah VN (37), dan GF (41), warga Kemiri Kidul, Kecamatan Kemiri, Kabupaten Purworejo, HR (20), warga Desa Jatirejo, Kecamatan, Kaligesing, Kabupaten Purworejo, sedangkan SD (22) warga Desa Ngampel, Kecamatan Pituruh, Kabupaten Purworejo. Mereka ditangkap mrlalui

patroli cyber. Kini mereka berada di rutan Polres Purworejo. Hal itu diungkapkan Kapoolres Purworejo AKBP Eko Sunaryo, didampingi Waka Polres Kompol Fadli dan Kasat Reskrim AKP Catur saat konfrensi pers di loby mapolres Purworejo, Jum’at (5/7/2024)

Kapolres menjelaskan, bahwa tersangka VN dan GF diamankan pada Senin (27/5/ 2024), keduanya diamankan dikontraannya di Perumahan Wijaya Kusuma Kelurahan Pangenrejo, Kecamatan Purworejo, Kabupaten Purworejo. bersama barang bukti 1 buah hp berwana putih, 1 lembar screenshot tampilan profil akun instagram “ameliliyans “, 1 screenshot tampilan story Instagram dengan berisikan tautan link “jejulink.live/ameli88vip” dan 1 lembar screenshot tampilan website perjudian yang tersambung dengan link di story pengguna,” jelas kapolres.

“Untuk tersangka lainya yaitu HR ditangkap pada Sabtu (22 /6/2024), melalui patroli cyber. Dari tersangka ini kedapatan sebuah akun Instagram. Akun tersebut memposting/atau membuat story di Instagram yang mencantumkan sebuah link/tautan yang berisikan sebuah situs judi online. adapun barang bukti yang diamankan (dua) monitor merek hp, 1 (satu) keyboard warna putih dan 1(satu) buah mouse warna hitam, 1(satu) buah webcam merek techgear, 1 (satu) buah lampu bulat (ring light) merek taff studio, dan 1 (satu) buah microphone merek fantech,” ungkapnya.

Untuk tersangka SD kata kapolres, kita amankan dirumahnya, Senin (22/4/ 2024), sekitar pukul 18.00, dengan barang bukti 1(satu) buah handphone merk Iphone, warna kuning,” jelasnya.

Diungkapkan pula, bahwa modus keempat tersangka hampir sama yaitu dengan melakukan siaran langsung atau live streaming di media sosial Facebook atau Instagram dengan mengendorsement atau menawarkan aplikasi perjudian secara online.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatanya keempat tersangka dijerat dengan pasal 45 ayat 3 Jo pasal 27 ayat 2 undang-undang nomor 1 tahun 2024 tentang perubahan kedua atas undang-undang Republik Indonesia nomor 11 tahun 2008 tentang informasi dan transaksi elektronik dengan ancaman hukuman 6 tahun penjara atau pasal 303 KUHP dengan ancaman hukuman 10 tahun penjara,” ungkap kapolres.

“Kami menghimbau kepada masyarakat agar menjauhi bentuk perjudian jenis apapun.Jika kedapatan ada hal yang meresahkan warga, laporkan saja ke pihak yang berwajib,” pungkas kapolres. (Red)

banner 325x300

banner 325x300

banner 325x300

banner 325x300

banner 325x300

banner 325x300

banner 325x300

banner 325x300

banner 325x300

banner 325x300

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *