Strategi Komunikasi Untuk Tingkatkan Potensi UMKM di Desa Wisata

Rakyatmerdekanews.com, Bogor – Keberadaan desa wisata dapat meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat lokal melalui hadirnya UMKM. Peranan penting UMKM dalam tatanan ekonomi yaitu mengentaskan kemiskinan melalui kesempatan berusaha dan kesempatan kerja.

Hal ini disampaikan oleh Dr. Nining Latianingsih, SH MH sebagai penggiat desa wisata dalam Forum Grup Diskusi dengan masyarakat desa di Desa Wisata Pasir Angin – Kabupaten Bogor, yang dihadiri oleh Ketua Asosiasi Desa Wisata Kabupaten Bogor, Denny Amrullah dan Ketua Desa Mega Mendung – Kabupaten Bogor, Fajar, pada Sabtu (14/10).

Menurutnya, faktor yang dianggap bisa membuat berhasil atau tidaknya suatu UMKM di desa wisata adalah partisipasi masyarakat dan strategi pengembangan UMKM.

“Pemerintah melalui Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif terus memperbanyak desa wisata serta pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah demi penciptaan lapangan kerja.

Nining dan tim Penelitian Dasar Unggulan Perguruan Tinggi (PDUPT) yang terdiri dari:  Dr. Dra. Iis Mariam, MSi; Dr. Narulita, SE.ME , Dewi Winarni Susyanti. SE. Msi, dan Meisa Sofian STr,. MPar, telah melakukan penelitian di desa wisata Cilember dan desa wisata Mega Mendung, berjudul “Strategi Komunikasi Untuk Meningkatkan Daya Saing UMKM Desa Wisata di Kabupaten Bogor”. Hasil penelitian sudah dipresentasikan dalam Seminar Internasional ASAIS- Politeknik Negeri Jakarta, Rabu, (22/11).

Lebih jauh Nining menjelaskan bahwa strategi komunikasi untuk meningkatkan potensi UMKM di Desa Wisata adalah:

1. Melalui Forum Komunikasi Pariwisata yang secara sinergis dan kolaboratif antara pemerintah, pelaku usaha, akademisi, komunitas, Badan Ekonomi Kreatif Kabupaten Bogor, media massa dan seluruh masyarakat.

2. Pelatihan serta pendampingan di bidang manajemen usaha /UMKM.

3. Pelatihan dan pendampingan di bidang keuangan.

4. Pelatihan dan pendampingan pembuatan media sosial, instagram, Tik Tok, WA Bussines, Kartu Nama, Brosur, Katalog, Website, Banner, dsb

Menurut Nining, desa wisata merupakan program unggulan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), yang menargetkan sebanyak 244 desa wisata tersertifikasi menjadi desa wisata mandiri.

Desa Wisata Semakin Menjamur di Kabupaten Bogor

Sementara itu, menurut Ketua Umum Asosiasi Desa Wisata Kabupaten Bogor, Denny Amrullah, bahwa desa wisata semakin menjamur di Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Dalam setahun terakhir tercatat ada penambahan 15 desa wisata.

Pada tahun 2019, tercatat ada 25 desa. Jumlah tersebut kian bertambah pada tahun 2020 menjadi 35 desa dan kemudian pada 2021 menjadi 40 desa. Di tahun ini jumlah desa wisata meningkat menjadi 65 desa wisata.”

Ia berpendapat bahwa penambahan tersebut dinilai sebagai trend yang sekaligus menjadi target Pemerintah Kabupaten Bogor, dengan tujuan menggairahkan roda perekonomian masyarakat desa.

Sementara itu, “Fajar sekertaris  Desa Wisata Mega Mendung menjelaskan, bahwa, desa wisata adalah suatu desa yang memiliki daya tarik dan potensi yang telah dikembangkan.

Sedangkan Abas Helmy ketua desa wisata Cilember menyebutkan, Pengembangan desa bisa dilakukan melalui pelestarian alam dan kemudahan akses menuju kawasan, sehingga diperlukan pembangunan infrastruktur untuk meningkatkan efisiensi operasional dan memperluas jangkauan pasar.

“Selain itu, dilaksanakannya penelitian mengenai peningkatan daya saing UMKM bisa terlaksana dengan baik, tidak hanya di desa wisata Cilember dan desa wisata megamendung tapi merata di Kabupeten Bogor, begitupun pelaksanaan FGD tentu dapat berjalan lancar,” jelasnya.(Red)

banner 325x300

banner 325x300

banner 325x300

banner 325x300

banner 325x300

banner 325x300

banner 325x300

banner 325x300

banner 325x300

banner 325x300

banner 325x300

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *