Minim Anggaran Tahun 2024 Dinas PUPR Purworejo Kencangkan Ikat Pinggang

Rakyatmerdekanews.com, Purworejo – Seluruh Pengerjaan proyek di tahun anggaran 2023 yang ditangani Dinas PUPR Purworejo sudah selesai 100 persen dengan tepat waktu.

“Terakhir kami mengerjakan pembangunan Jembatan Sedayu di Desa Sedayu, Kecamatan Loano, Kabupaten Purworejo, menggunakan dana bantuan keuangan (Bankeu) Provinsi senilai Rp5,9 miliar.

Secara keseluruhan capaian kinerja fisik kami pada 2023 adalah 100 persen, sedangkan untuk realisasi keuangan 97,19 persen, Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Dinas PUPR Kabupaten Purworejo Suranto saat di konfirmasi rakyatmerdekanews.com diruang kerjanya Rabu (10/1/2024)

Suranto juga menyebut sebagai organisasi perangkat daerah (OPD) di Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Purworejo, DPUPR juga menarik retribusi untuk Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Adapun realisasi retribusi yang terdiri dari penyedotan kakus, di tahun 2023 target kami Rp 40,300 juta realisaisi mencapi Rp 44,200 juta, ada di angka 109,68 persen.

Retribusi alat berat dari Rp 72 juta yang ditargetkan kepada kami realisasinya mencapai 97,250 juta dengan prosentase ada di angka 135,07 persen.

Sedangkan untuk retribusi PBG (Persetujuan Bangunan Gedung) target kami Rp 359,163 juta realisasinya mencapai Rp 594,233 juta itu telah mencapai 161,78 persen dari target yang ditetapkan pada 2023.

“Target retribusi pada 2023 adalah Rp471,471 juta dan kami bisa merealisasikan hingga Rp762,71 juta atau tercapai 161,78 persen,” katanya.

Untuk realisasi pembangunan proyek pada 2024, kata Suranto petugas DPUPR Kabupaten Purworejo di lapangan, yakni UPT pemeliharaan jalan dan irigasi, sudah mulai melakukan pemeliharaan jalan.

Khususnya untuk penggalian sedimentasi dan pengalian bahu jalan yang mengalami penumpukan lumpur.

“Ditahun 2024 kami mendapat anggaran dari DAK sebesar Rp 32,424 milyar. Dari APBD provinsi Rp 18,303 milyar sedangkan dari APBD kabupaten sebesar Rp 6,336 milyar. Dana tersebut akan di alokasikan untuk memaksimalkan pembangunan proyek- proyek selama satu tahun diantaranya perbaikkan jalan baik peningkatan jalan maupun pemeliharaan.Seperti kita ketahui bahwa kami memiliki 757,39 km yang harus kita pantau kondisinya,” tandasnya.

“Perlu diketahui bahwa pada bulan Mei 2023 ada perubahan tingkat status jalan di kabupaten Purworejo ada yang di upgrade dan di Down grade, sehingga tingkat jalan menurun. Namun kami akan berusaha semaksimal mungkin untuk melakukan menangani trotoar di jalan perkotaan walaupun dengan anggaran yang sangat minim. Sedangkan jalan- jalan dipegunungan akan kami upayakan, sebab di musim hujan banyak jalan yang longsor.Hal itu perlu penanganan yang serius agar jalan dapat berfungi kembali,” kata Suranto.

Untuk bidang Cipta karya yang menangani Spam dan Sanitasi. Adapun untuk pengelolaan dan pengembangan limbah regional mendapat anggaran dari DAK sebesar Rp 5,7 milyar. Spam untuk perkotaan dan pedesaan mendapat anggaran dari DAK sebesar Rp14,7 milyar.

Sedangkan untuk bidang Sumber Daya Air(SDA) juga mendapat anggaran dari DAK sebesar Rp 7,4 milyar. Untuk SDA realisasinya harus secepatnya, mengingat musim tanam sudah mulai. Dari bidang Bina marga segera diralisasikan untuk peningatan jalan.Guna menghadapi peningkatan arus mudik pada lebaran 2024.”Kepada kawan- kawan mohon dukunganya agar semua pekerjaan proyek yang ditangani Dinas PUPR dapat tepat waktu sesuai jadwal,” pungkasnya. (Kun).

banner 325x300

banner 325x300

banner 325x300

banner 325x300

banner 325x300

banner 325x300

banner 325x300

banner 325x300

banner 325x300

banner 325x300

banner 325x300

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *